Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat muslim di seluruh dunia. Namun, tidak selalu puasa yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT. Ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab puasa ramadhan ditolak. Berikut akan kita bahas tiga penyebab utama yang sering terjadi.
1. Tidak Memperhatikan Kualitas Makanan Sebelum Berbuka Puasa
Makanan yang kita konsumsi sebelum berbuka puasa juga mempengaruhi keberhasilan puasa kita. Jangan tergoda dengan makanan yang menggoda dan rasanya nikmat, namun sebaiknya kita memastikan makanan tersebut sehat dan bergizi.
Tidak hanya itu, konsumsi makanan yang terlalu banyak justru dapat menyulitkan kita untuk menjalankan puasa keesokan harinya. Selain itu, kita juga harus memperhatikan jenis makanan yang kita konsumsi agar tidak memberikan efek buruk bagi kesehatan kita.
2. Tidak Mengikuti Aturan Puasa dengan Benar
Tidak mengikuti aturan puasa dengan benar dapat menjadi penyebab puasa yang kita lakukan ditolak. Seperti contohnya merokok saat berpuasa. Hal ini tergolong kategori maksiat yang dapat mengurangi pahala dari puasa yang kita jalankan.
Tidak mengikuti aturan puasa dengan benar juga dapat mengurangi kualitas puasa kita. Sebagai contoh, terlalu sering makan ketika berbuka atau sahur, atau melakukan maksiat seperti berbohong, berkata kasar, dan bersumpah palsu.
3. Tidak Memperbaiki Diri Selama Puasa
Puasa tidak hanya tentang menahan lapar dan haus. Namun juga tentang memperbaiki diri kita. Selama bulan ramadhan ini, kita seharusnya memperbanyak ibadah dan berlaku baik kepada orang lain.
Tidak memperbaiki diri selama puasa juga dapat menjadi penyebab puasa yang kita lakukan ditolak oleh Allah SWT. Kita memang harus menahan hawa nafsu kita tetapi bukan berarti kita meremehkan ibadah lain seperti shalat dan sedekah.
Dengan demikian, kita harus memperbaiki diri selama bulan Ramadhan dan memperbanyak ibadah. Dengan melakukan hal-hal tersebut, kita dapat memastikan puasa kita diterima oleh Allah SWT.