Haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang mampu secara finansial dan fisik. Ibadah haji dilakukan setiap tahunnya di bulan Dzulhijjah. Ibadah haji biasanya berlangsung selama beberapa hari, tetapi berapa hari pastinya? Mari kita bahas dengan lebih detail mengenai pelaksanaan ibadah haji berapa hari.
Pelaksanaan Ibadah Haji
Ibadah haji terdiri dari dua tahap utama, yaitu haji Ifrad dan haji Tamattu’. Haji Ifrad adalah haji yang dilakukan tanpa umrah, sedangkan haji Tamattu’ adalah haji yang dilakukan setelah melakukan umrah. Tahapan umrah biasanya dilakukan terlebih dahulu sebelum ibadah haji dimulai.
Pelaksanaan Ibadah Haji Berapa Hari?
Pelaksanaan ibadah haji berlangsung dari tanggal 8 hingga 13 Dzulhijjah. Hal ini diatur oleh pemerintah Arab Saudi sebagai takdir Allah SWT sebagai Tuhan semesta alam.
Jadwal Pelaksanaan Ibadah Haji
Berikut adalah jadwal pelaksanaan ibadah haji:
- Tanggal 8 Dzulhijjah: Haji dimulai dengan memakai pakaian ihram dan menuju Mina.
- Tanggal 9 Dzulhijjah: Pergi ke Arafah dari Mina.
- Tanggal 10 Dzulhijjah: Kembali dari Arafah dan mengambil batu untuk melempar jumrah di Mina.
- Tanggal 11-12 Dzulhijjah: Melempar jumrah di Mina.
- Tanggal 13 Dzulhijjah: Terakhir, melakukan tawaf wada di Ka’bah sebelum akhirnya kembali ke negara asal.
Persyaratan Ultah Haji
Sebelum berangkat, calon jamaah harus mengurus beberapa hal sebagai persyaratan utama, yaitu:
- Paspor yang berlaku
- Visa haji
- Surat keterangan sehat dari dokter
- Membayar biaya haji
Kesimpulan
Itulah sedikit penjelasan mengenai pelaksanaan ibadah haji berapa hari. Setiap Muslim yang berkemampuan diwajibkan untuk melaksanakannya setidaknya sekali dalam hidupnya. Pastikan Anda mempersiapkan segala hal dengan matang dan teliti agar ibadah haji Anda berjalan dengan lancar. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin menunaikan ibadah haji.