Doa merupakan ibadah yang sangat penting dalam Islam. Setiap muslim tentu ingin selalu memperoleh doa yang baik dan berkah. Oleh karena itu, tidak heran bila banyak orang yang berlomba-lomba untuk meminta doa kepada orang-orang yang dianggap "ahli doa" atau "orang suci". Namun, apakah benar kita bisa meminta doa kepada orang yang berhaji? Apa hukum dari tindakan tersebut dalam pandangan Islam?
Definisi dan Makna Doa dalam Islam
Doa merupakan suatu permohonan atau permintaan yang dilakukan oleh seseorang kepada Allah SWT. Sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 186:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Artinya: "Dan apabila orang-orang bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku sangat dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi semua perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada di jalan yang benar."
Namun, sebagai seorang muslim, kita juga harus memperhatikan cara dan etika dalam berdoa serta persyaratan yang harus dipenuhi agar doa kita terkabul.
Hukum Meminta Doa kepada Orang yang Berhaji
Sebagian masyarakat Indonesia menganggap bahwa orang yang sedang berhaji memiliki keberkahan yang besar sehingga doanya akan lebih mustajab. Oleh karena itu, banyak orang yang meminta doa kepada sanak saudara, tetangga, atau bahkan orang yang tidak dikenal yang sedang berhaji di Tanah Suci.
Namun, apakah benar kita bisa meminta doa kepada orang yang berhaji? Dalam pandangan Islam, meminta doa kepada orang yang berhaji sama halnya dengan meminta doa kepada orang yang biasa-biasa saja. Artinya, doa seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh status atau amalan yang dilakukan, tetapi lebih kepada ikhlas dan taqwa yang dimiliki oleh orang tersebut.
Menurut Ustaz Dr. Khalid Basalamah, seorang Ustaz Ahli Fiqih dan Shari’ah, boleh saja meminta doa kepada orang yang berhaji, selama orang tersebut memiliki ketulusan dan keikhlasan dalam berdoa. Namun, kita tidak boleh beranggapan bahwa doa yang dilakukan oleh orang yang berhaji akan lebih mustajab, karena sejatinya doa seseorang akan dikabulkan oleh Allah SWT sesuai dengan kehendak dan kebijaksanaan-Nya.
Etika dan Tata Cara dalam Meminta Doa
Sebagai seorang muslim, kita juga harus memperhatikan etika dan tata cara ketika meminta doa kepada orang lain. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan:
- Meminta doa harus didasarkan pada ketulusan dan keikhlasan hati, bukan sekedar formalitas atau untuk kepentingan pribadi.
- Meminta doa sebaiknya dilakukan dengan cara yang sopan dan santun, baik secara langsung maupun melalui pesan singkat atau telepon.
- Apabila meminta doa secara langsung, sebaiknya dilakukan dengan tatap muka dan merendahkan diri. Hindari meminta doa secara tergesa-gesa dan memaksa orang lain untuk melakukannya.
- Jangan memaksa orang lain untuk memberikan doa secara tertulis atau dengan cara mengirim pesan ke berbagai grup chat atau media sosial.
- Setelah meminta doa, jangan lupa untuk mendoakan orang yang telah memberikan doa tersebut agar selalu mendapat keberkahan dan hidayah dari Allah SWT.
Kesimpulan
Meminta doa kepada orang yang berhaji boleh-boleh saja dilakukan, selama dilakukan dengan niat yang tulus dan hati yang ikhlas. Namun, kita tidak boleh menganggap bahwa doa orang yang berhaji lebih mustajab dibanding doa orang biasa. Kita juga harus memperhatikan etika dan tata cara dalam meminta doa, agar tindakan tersebut tidak terkesan sombong atau memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan hatinya.
Mari kita selalu memohon doa kepada Allah SWT dengan cara yang benar dan tepat, sehingga doa kita akan selalu terkabul dan menjadi ladang kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.