Negara Tunisia menjadi salah satu negara yang tak kalah populer bagi jamaah haji Indonesia setiap tahunnya. Ibadah haji adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Muslim setidaknya sekali seumur hidup. Saat menjalaninya, umat Muslim tidak hanya diwajibkan untuk memenuhi rukun dan syarat ibadah haji saja, tetapi juga menjalankan prosedur atau tata cara ibadah haji yang telah ditentukan oleh Negara tujuan.
Bagi jamaah haji yang akan melaksanakan ibadah di Tunisia, berikut merupakan panduan dan tata cara ibadah haji di Negara tersebut yang perlu diketahui dan dipahami dengan baik.
Makaah Al-Mukim
Makaah Al-Mukim adalah tempat tinggal para jamaah haji selama di Tunisia. Makaah ini wajib ditempati oleh jamaah haji dari awal sampai akhir ibadah. Di sini jamaah haji akan diakomodir dengan baik berupa tempat istirahat hingga fasilitas kesehatan yang dibutuhkan.
Wukuf di Arafah
Wukuf di Arafah merupakan inti dalam pelaksanaan ibadah haji. Para jamaah haji harus wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Namun karena jarak tunisia dengan Mekkah yang cukup jauh, maka pihak otoritas menjadwalkan umat muslim yang sedang menjalankan ibadah haji di Tunisia, untuk wukuf di suatu padang pasir yang bukan disebut sebagai Arafah.
Tawaf di Ka’bah
Selain wukuf di Arafah, tawaf di Ka’bah juga menjadi salah satu ritual penting dalam ibadah haji. Tawaf dapat dilakukan sebanyak tujuh kali sebelum shalat berjamaah yang kemudian diikuti dengan sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah.
Menjaga Kebersihan
Setiap jamaah haji wajib menjaga kebersihan dirinya sendiri dan lingkungan di sekitar Makaah Al-Mukim selama menjalankan ibadah haji. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengganggu kenyamanan dalam menjalankan ibadah.
Mematuhi Aturan Negara
Seluruh jamaah haji wajib mematuhi regulasi dan peraturan yang berlaku di Tunisia, seperti aturan parkir, larangan merokok di tempat umum, penghormatan terhadap objek suci, dan masih banyak lagi. Ini untuk menjaga ketertiban dan menghindari hal yang tidak diinginkan.
Kesimpulan
Itulah panduan singkat dan tata cara menjalankan ibadah haji di Negara Tunisia yang perlu diikuti oleh jamaah haji. Selain memenuhi rukun dan syarat ibadah haji, para jamaah haji juga perlu memperhatikan tata cara menjalankan ibadah haji di Tunisia dengan baik. Hal ini untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan selama menjalankan ibadah, dan tidak mengganggu masyarakat setempat. Dengan demikian, ibadah haji diharapkan dapat dilaksanakan dengan lancar dan mendapatkan berkah yang berlimpah dari Allah SWT.