Selamat datang di artikel tentang "Doa dan Urutan Ibadah Haji". Sebagai seorang muslim, haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan sekali dalam seumur hidup bagi yang mampu. Bagi yang ingin menunaikan ibadah haji, berikut adalah urutan dan doa-doa yang harus diketahui.
Persiapan
Sebelum berangkat, pastikan untuk melakukan persiapan yang matang. Pertama, lengkapi dokumen seperti paspor dan visa. Kedua, sebaiknya menjalani pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi yang disarankan. Selain itu, pastikan juga keuangan sudah mencukupi untuk menunaikan ibadah haji tanpa kekurangan.
Masuk Mekah
Langkah pertama yang dilakukan adalah memasuki kota Mekah. Setelah itu, sebaiknya mandi sunnah dan memakai pakaian ihram. Pakaian ihram adalah pakaian khusus yang harus dikenakan saat menunaikan ibadah haji. Doa saat memasuki Mekah adalah:
"Allahumma bika amsaynaa, wa bika ashbahnaa, wa bika nahyaa, wa bika numuutu wa ilaikan nushuur."
Artinya, "Ya Allah, dengan menyebut nama-Mu, kami memulai hari ini, kami menyelesaikan hari ini dan kami hidup dan mati hanya untuk-Mu."
Tawaf
Setelah memasuki Masjidil Haram, langkah selanjutnya adalah melakukan tawaf. Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali searah jarum jam. Selama melakukan tawaf, bacalah doa yang dianjurkan:
"Bismillahi, Allahu Akbar."
Artinya, "Dalam nama Allah, Allah Maha Besar."
Setelah melakukan tawaf, selanjutnya adalah naik ke Bukit Safa dan Marwah dan melakukan sai.
Sai
Sai adalah berlari-lari kecil antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak 7 kali. Selama melakukan sai, bacalah doa yang dianjurkan:
"Bismillahi, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd."
Artinya, "Dalam nama Allah, Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah."
Arafah
Setelah selesai di Masjidil Haram, selanjutnya adalah menuju Arafah. Arafah adalah tempat untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah. Bacalah doa yang dianjurkan selama di Arafah:
"Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastata’tu abu’u laka bi ni’matika wa abu’u laka bi dhamb sin ku, faghfirli fa innahu la yaghfiru adhdhunuba illa anta."
Artinya, "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berjanji setia kepada-Mu dan akan berusaha selalu mematuhi janji itu semampuku. Kupersembahkan segala nikmat yang Engkau berikan kepadaku, dan aku memohon ampunan-Mu atas dosa-dosaku karena tidak seorangpun yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau."
Muzdalifah
Setelah selesai di Arafah, selanjutnya menuju Muzdalifah. Di tempat ini, ada tiga jenis batu yang harus diambil dan disimpan yaitu batu kecil untuk memukul jumrah, batu sedang untuk memperbesar jumrah, dan batu besar untuk memukul Iblis.
Melempar Jumrah
Setelah selesai di Muzdalifah, selanjutnya adalah melempar jumrah. Jumrah adalah simbol Iblis dan umat muslim melempar jumrah sebagai pengusir setan dan untuk mengingatkan bahwa musuh sejati umat manusia adalah setan. Saat melempar jumrah selalu bacalah doa:
"Bismillahi, Allahu Akbar."
Artinya, "Dalam nama Allah, Allah Maha Besar."
Pada hari pertama lemparlah jumrah yang besar sekali dan setiap jumrah setelah itu. Pada hari kedua dan ketiga lemparlah tiga jumrah besar dan setiap jumrah setelah itu.
Tawaf Wada
Setelah selesai melempar jumrah, selanjutnya adalah Tawaf Wada. Tawaf Wada adalah tawaf terakhir sebelum meninggalkan Mekah. Bacalah doa berikut saat melakukan tawaf ini:
"Allahumma innee as-aluka fadhlal ‘aazeem, wabismikal ‘atheem, an tuqeema salaatal witril muqaddimati lishshafaa’ati lanaa yauma qiyaamaha."
Artinya, "Ya Allah, aku memohon pada-Mu keutamaan yang besar dan karunia-Mu yang besar dengan menyebut nama-Mu yang agung, agar Engkau jadikan solat sunnat witir pertama sebagai syafa’at bagiku pada hari kiamat nanti."
Kesimpulan
Itulah tadi urutan dan doa-doa dalam menunaikan ibadah haji. Pastikan untuk menghafal doa-doa dan melakukan ibadah haji dengan khusuk dan penuh keikhlasan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua muslim yang ingin menunaikan ibadah haji.###