Skip to content
Home ยป Doa Pelepasan Calon Jamaah Haji: Pemenuhan Rukun Islam yang Mulia

Doa Pelepasan Calon Jamaah Haji: Pemenuhan Rukun Islam yang Mulia

Doa Pelepasan Calon Jamaah Haji: Pemenuhan Rukun Islam yang Mulia

Doa pelepasan calon jamaah haji adalah salah satu dari sekian banyak doa yang harus dipelajari oleh setiap muslim yang hendak menunaikan ibadah haji. Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima dan wajib dilaksanakan setidaknya satu kali seumur hidup bagi yang mampu. Oleh karena itu, mempelajari doa-doa dan tata cara ibadah haji merupakan hal yang sangat penting bagi para calon jamaah haji.

Dalam Islam, setiap perbuatan yang dilakukan oleh manusia harus dimulai dengan niat yang tulus dan ikhlas. Begitu pula dalam menunaikan ibadah haji, calon jamaah haji harus memiliki niat yang tulus dan ikhlas untuk memenuhi rukun Islam yang kelima ini. Selain itu, calon jamaah haji juga harus memperhatikan tata cara pelaksanaan ibadah haji yang benar dan sesuai dengan ajaran agama.

Doa pelepasan calon jamaah haji adalah doa yang dilakukan oleh calon jamaah haji sebelum melakukan keberangkatan ke tanah suci. Doa ini menjadi salah satu doa yang sangat penting dalam menunaikan ibadah haji karena doa pelepasan ini seperti permohonan pengampunan atas segala dosa dan kesalahan yang mungkin dilakukan selama perjalanan. Agar doa pelepasan calon jamaah haji ini dapat terkabul, maka calon jamaah haji harus bersungguh-sungguh dalam menunaikan rukun Islam yang mulia ini.

Berikut ini adalah doa pelepasan calon jamaah haji yang sering dibaca oleh para calon jamaah haji:

Bismillah, alloohumma innaa nash-aluka fii safarinaa haadzaal-birra wattaquwaa, wa minal-‘amal-ma tardhaa, alloohumma hawwin ‘alainaa safaranaa haadzaa, wathwi ‘annaa bu’dahuu, alloohumma antal-muwsii, wal-manduud, walaa haadii, ilaa haadii, antal-jawwaadul-kariim, rabbus-samaawati wal-ardhi, rabbanabbaa min sharril-‘adhaa, wa min sharri maa khalaqta, alloohumma inii a’uuwdzu bika min ‘adzaabil-qabri, wa min ‘adzaabin-naar, wa min fitnatal-mahiya wal-mamaat, wa min sharri fitnatil-masiihidd-dajjaal.

Doa ini memiliki arti sebagai berikut:

"Dengan nama Allah, ya Allah, kami memohon kepada-Mu kebajikan dan ketakwaan dalam perjalanan kami ini, serta amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, permudahkanlah perjalanan kami, dan jauhkanlah segala kelelahan dari kami. Ya Allah, Engkaulah pembimbing, Pemberi karunia, Yang tidak pernah tersesat, dan membimbing setiap yang tersesat. Ya Allah, Engkaulah Maha Pemurah, Rabb semesta alam, pelindung kami dari bahaya bencana dan segala ciptaan jahat. Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, siksa neraka, fitnah kehidupan dan kematian, dan segala kejahatan yang akan ditimbulkan oleh Dajjal."

Doa pelepasan calon jamaah haji ini menjadi salah satu doa yang sangat penting bagi para calon jamaah haji karena jika doa ini dilakukan dengan tulus dan ikhlas, maka Allah SWT pun akan memberikan kemudahan dan perlindungan selama perjalanan. Dan itulah yang menjadi impian setiap muslim yang hendak menunaikan ibadah haji.

BACA JUGA:   Mengenal Lebih Dalam Tradisi Lebaran Haji di Mekah: Perayaan yang Sarat Makna dan Spiritualitas

Dalam ajakan untuk menunaikan rukun Islam yang kelima ini, setiap muslim harus mengikuti tata cara pelaksanaan ibadah haji yang benar dan sesuai dengan ajaran agama. Pastikan juga untuk selalu mempelajari doa-doa dan dzikir yang harus dilakukan selama ibadah haji agar ibadah kita pun semakin sempurna dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Dengan menunaikan rukun Islam yang mulia ini, para calon jamaah haji diharapkan dapat mendapatkan pengampunan dari segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan selama hidup, serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, agar kita dapat menjadi hamba yang selalu dicintai oleh-Nya.