Ibadah haji dan umrah adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam. Namun, dalam melaksanakan ibadah tersebut, ada beberapa perkara yang dilarang dan harus dihindari agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Berikut beberapa perkara yang dilarang dalam ibadah haji dan umrah.
Mencukur atau Mencabut Bulu dan Rambut
Perkara yang dilarang pertama adalah mencukur atau mencabut bulu atau rambut dari tubuh kita. Baik itu dari rambut kepala, jenggot, alis, bulu ketiak, atau bagian tubuh lainnya. Hal ini dilarang karena hukumnya adalah haram dan termasuk dosa besar.
Memakai Parfum atau Pewangi
Dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah, kita dilarang untuk menggunakan parfum atau barang-barang yang beraroma wangi. Hal ini karena menurut hadis Nabi Muhammad SAW, saat melakukan ibadah haji dan umrah harus menjauhi semua jenis wewangian.
Memotong Kuku
Salah satu perkara yang dilarang dalam ibadah haji dan umrah adalah memotong kuku. Kita dilarang memotong kuku pada hari pertama dari bulan Dzulhijjah hingga ibadah haji dilakukan di Mina.
Menikah atau Berhubungan Seksual
Ketika melaksanakan ibadah haji dan umrah, kita dilarang untuk menikah atau berhubungan seksual. Hal ini agar fokus kita terarah pada ibadah dan tidak merusak kesucian tempat suci Allah SWT.
Membunuh atau Melawan Binatang
Dalam melakukan ibadah haji dan umrah, kita dilarang untuk membunuh atau melawan binatang. Hal ini karena tempat-tempat suci yang kita kunjungi adalah tempat perlindungan bagi binatang-binatang tersebut.
Mengambil Sesuatu dari Tanah Suci
Perkara yang dilarang dalam ibadah haji dan umrah adalah mengambil atau merusak sesuatu dari tanah suci. Kita harus menjaga kesucian tempat suci dan jangan mengambil apa pun dari sana kecuali untuk keperluan sendiri.
Membicarakan yang Bersifat Duniaiah
Saat melakukan ibadah haji dan umrah, kita harus menjauhi pembicaraan yang mengarah pada hal-hal duniaiah. Sebab, ibadah haji dan umrah adalah waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Meninggalkan Wajib
Terakhir, kita dilarang untuk meninggalkan wajib dalam ibadah haji dan umrah. Kita harus memahami syarat-syarat dalam melaksanakan ibadah tersebut dan melakukannya dengan khusuk dan sungguh-sungguh.
Itulah beberapa perkara yang dilarang dalam ibadah haji dan umrah. Semoga kita selalu dapat menjalankan ibadah tersebut dengan benar dan diterima oleh Allah SWT. Jangan lupa, kita harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat ke tanah suci dan menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang baru.