Apa Tanda-Tanda Haji Mabrur?
Haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap orang yang mampu. Tujuan dari ibadah haji adalah untuk mencapai ketakwaan kepada Allah SWT. Berdasarkan hadits, ciri-ciri haji mabrur menurut Rasulullah SAW ada tiga. Apa saja itu?
1. Santun Dalam Bertutur Kata
Salah satu tanda haji mabrur adalah santun dalam bertutur kata. Kesantunan dalam bertutur kata dapat meningkatkan keimanan seseorang. Dengan demikian, orang yang haji mabrur harus memperlihatkan sikap santun dalam berkomunikasi dengan orang lain. Selain itu, sikap santun juga dapat menjadi contoh bagi orang lain untuk berbicara dengan cara yang bijak.
2. Menebarkan Kedamaian
Tanda haji mabrur yang kedua adalah menebarkan kedamaian. Hal ini berarti bahwa orang yang haji mabrur harus menghormati orang lain dan bersikap baik kepada mereka. Orang yang haji mabrur harus bersikap sabar dan berpikir positif terhadap orang lain. Selain itu, orang yang haji mabrur juga harus menghindari berbicara kasar atau berkelahi dengan orang lain.
3. Memiliki Kepedulian Sosial Terhadap Sesama
Tanda haji mabrur yang ketiga adalah memiliki kepedulian sosial terhadap sesama. Hal ini berarti bahwa orang yang haji mabrur harus peduli terhadap kesejahteraan orang lain. Orang yang haji mabrur harus membantu orang lain yang membutuhkan bantuan, terutama mereka yang membutuhkan bantuan untuk makanan dan pakaian.
Selain itu, orang yang haji mabrur juga harus memiliki sikap empati dan menghormati orang lain. Mereka harus bersikap saling menghormati dan menghargai hak-hak asasi manusia. Dengan demikian, mereka dapat membantu orang lain yang kurang beruntung dalam hidupnya.
Bagaimana Cara Mengukur Tingkat Haji Mabrur?
Salah satu cara untuk mengukur tingkat haji mabrur adalah dengan menyelesaikan tugas-tugas ibadah haji dengan benar dan sesuai dengan syariat Islam. Hal ini termasuk melaksanakan ibadah haji dengan penuh ketaatan, menghadiri majelis-majelis ilmu, mempelajari dan menghafal Al-Quran, dan berbagi ilmu dan wawasan kepada orang lain.
Selain itu, orang yang haji mabrur juga harus memenuhi kewajiban-kewajiban lain yang diperintahkan oleh agama Islam, seperti berpuasa, melaksanakan shalat lima waktu, dan menjalankan ibadah-ibadah lainnya. Dengan demikian, orang yang haji mabrur akan menjadi contoh bagi orang lain untuk menjalankan ibadah haji dengan baik.
Kesimpulan
Kesimpulannya, tanda-tanda haji mabrur menurut Rasulullah SAW adalah santun dalam bertutur kata, menebarkan kedamaian, dan memiliki kepedulian sosial terhadap sesama. Cara untuk mengukur tingkat haji mabrur adalah dengan melaksanakan semua kewajiban yang diperintahkan oleh agama Islam. Dengan memiliki sikap haji mabrur, orang yang melaksanakan ibadah haji akan merasa puas dengan kegiatan tersebut dan mengambil manfaat dari ibadah tersebut untuk kehidupan sehari-harinya.